Audiogram

Audiogram adalah diagram yang digunakan oleh profesional pendengaran atau audiologis untuk   menunjukkan secara visual   seberapa baik Anda dapat mendengar.   Audiogram dapat menunjukkan jika Anda memiliki gangguan pendengaran, jenis gangguan pendengaran yang Anda miliki, dan hal ini dapat membantu untuk mengidentifikasi solusi untuk gangguan pendengaran yang tepat.

Visualisasi Gangguan Pendengaran

Audiogram adalah grafik yang menunjukkan suara paling lembut yang dapat didengar seseorang pada frekuensi tertentu. Suara bernada tinggi, misalnya nyanyian burung atau suara anak, memiliki frekuensi tinggi. Suara pada frekuensi rendah memiliki nada rendah, seperti gonggongan anjing atau suara mesin pemotong rumput.

Selama pemeriksaan pendengaran, seorang audiologis akan memainkan nada, satu frekuensi pada suatu waktu. Nada paling pelan yang dapat didengar oleh seseorang di setiap frekuensi, akan ditandai pada audiogram. Bagan di bawah ini menunjukkan di mana letak suara sehari-hari pada audiogram.

Di bagian atas audiogram, digambarkan tentang rentang frekuensi suara. Saat Anda bergerak dari kiri ke kanan pada audiogram, frekuensinya meningkat, yang artinya nada menjadi lebih tinggi. Di sisi kiri audiogram, digambarkan tentang derajat kekerasan suara. Saat Anda bergerak dari atas ke bawah pada audiogram, maka kekerasan suara meningkat.

Pendengaran
Normal

Pada pendengaran normal, Anda harus bisa mendengar suara paling pelan, seperti suara ketukan, tetesan atau kicauan burung, tanpa merasa kesulitan. Suara-suara ini memiliki derajat kekerasan sekitar 0 hingga 20 desibel (dB).

Apa yang seharusnya Anda dengar
Audiogram menunjukkan pendengaran normal

Gangguan
Pendengaran Ringan

Pada gangguan pendengaran ringan, Anda tidak dapat mendengar suara-suara yang tingkat kekerasannya lebih kecil dari 21-40 dB. Pada tingkatan ini, Anda dapat mendengar suara seseorang, yaitu di sekitar 65 dB, tetapi tidak bisa mendengar suara yang lebih pelan, seperti suara jam yang berdetak, keran yang menetes, atau percakapan yang lebih pelan.

Apa yang seharusnya Anda dengar
Apa yang didengarkan oleh seseorang dengan gangguan pendengaran ringan
Audiogram menunjukkan gangguan pendengaran ringan

Gangguan
Pendengaran Sedang

Pada gangguan pendengaran sedang, Anda tidak dapat mendengar suara yang tingkat kekerasannya lebih kecil dari 41–70 dB. Hal Ini berarti, Anda mungkin tidak dapat memahami percakapan normal atau mendengar dering telepon. Gangguan pendengaran derajat sedang, jika tidak diterapi, dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda secara signifikan.

Apa yang seharusnya Anda dengar
Apa yang didengarkan oleh seseorang dengan gangguan pendengaran sedang
 
Audiogram menunjukkan gangguan pendengaran sedang

Gangguan
Pendengaran Berat

Pada gangguan pendengaran berat, Anda tidak dapat mendengar suara dengan tingkat kekerasan lebih kecil dari 71–90 dB. Hal ini berarti, Anda mungkin tidak dapat mendengar suara-suara percakapan yang keras atau kondisi lalu lintas yang bising. Gangguan pendengaran berat hampir selalu memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari seseorang.

Apa yang seharusnya Anda dengar
Apa yang didengar seseorang dengan gangguan pendengaran berat
 
Audiogram menunjukkan gangguan pendengaran berat

Gangguan
Pendengaran Sangat Berat

Gangguan pendengaran sangat berat merupakan tingkatan gangguan pendengaran yang paling signifikan. Pada gangguan pendengaran sangat berat, Anda tidak dapat mendengar suara yang tingkat kekerasannya lebih kecil dari 91–120 dB atau lebih. Hal ini berarti, Anda mungkin tidak dapat mendengar suara yang sangat keras, seperti suara mesin pesawat terbang, truk yang bergerak di jalan, atau alarm kebakaran.

Apa yang seharusnya Anda dengar
Apa yang didengar seseorang dengan gangguan pendengaran sangat berat
 
Audiogram menunjukkan gangguan pendengaran sangat berat