Watch our videos
on YouTube
Follow us on
Twitter
Join us on
Facebook
Join the HearPeers Community
A A A
Choose your
Country
 Bahasa - Indonesia

Kisah Raquel

Raquel berkeinginan kuat.

Saudara laki-lakinya mungkin menggunakan kata "keras kepala". Ayahnya mungkin menyebut "percaya diri". Gurunya mungkin menggambarkannya sebagai "penuh keyakinan". Apa pun sebutannya, ia seorang yang pragmatis berusia lima tahun.
 

Bayangkan ini:
Dua meja permainan bola di tengah ruang bermain sekolah’. Meja untuk anak-anak yang lebih kecil kehilangan bola. Raquel tidak’ berkedip, dia cukup berjalan ke meja kedua tempat anak-anak yang lebih tua bermain, menunggu salah satu tim mencetak angka, dan mengambil bola putih kecilnya.

Lihat masalah. Selesaikan masalah.

Gurunya menjulukinya Raquel yang unik’. Bukanlah hal yang buruk memiliki semangat dalam merampas bola putih kecil dari anak yang lebih tua. Raquel tahu saja bahwa sebuah bola diperlukan untuk bermain dengan teman-temannya;

“Ia seorang yang sangat eksentrik,” kata kakak laki-lakinya, Michael, dengan penyifatan yang kuat untuk menggambarkan adiknya. “Ia tahu cara mencari jalan keluar, tetapi saya rasa hal ini terkadang bagus juga. Ia tidak pernah bersedih. Ia tak pernah berangkat sekolah dengan perasaan sedih dan ia selalu percaya diri.”

Sedikit lebih percaya diri mungkin merupakan kunci
keberhasilannya.

Home Dukungan Pemakai Kisah Nyata Kisah Pengguna Raquel
© 2017 MED-EL       forward.cc