Watch our videos
on YouTube
Follow us on
Twitter
Join us on
Facebook
Join the HearPeers Community
A A A
Choose your
Country
 Bahasa - Indonesia

Diari Anja

Mengalami kerusakan pendengaran selama 30 tahun,
Anja memutuskan untuk menggunakan IK

Nama saya Anja dan saya terlahir dengan gangguan pendengaran serius. Saya tinggal di Mainz, Jerman dan berusia 29 tahun. Saat berusia 5 tahun, saya kehilangan pendengaran total. Sejak saat itu,bahkan dengan alat bantu dengar, telinga kiri saya hampir tidak dapat mendengar apa-apa. Saya menjadi tergantung pada pembacaan bibir dan masuk di sekolah khusus tunarungu di Frankfurt dan mengalami sedikit kesulitan. Pada tahun-tahun berikutnya, saya memutuskan untuk semakin aktif di dunia yang penuh bunyi – di pekerjaan saya, keluarga, teman-teman dll. Hal ini secara alami menimbulkan masalah dengan memahami dan dipahami.
 

Sulit sekali berada dalam suatu kelompok dan saya merasa seperti orang luar karena saya tidak’ dapat memahami apa yang sedang terjadi. Saya sangat senang menonton televisi atau film, tetapi terpaksa hanya menonton film yang dilengkapi dengan teks. Selain itu, selalu ada situasi dalam kehidupan sehari-hari saya, contohnya saat berbelanja, saya tidak’ mengerti apa-apa. Saya bahkan memperhatikan beberapa orang menghindar berbicara dengan saya karena merasa tidak aman. Benar-benar menyakitkan!

Suatu hari saat mendiskusikan kesulitan pendengaran saya dengan ibu saya, ia berkata pernah mendengar tentang Implantasi Koklea. Walaupun saya tahu beberapa orang menggunakan implan koklea (IK), saya tidak pernah mempertimbangkannya sebagai jalan keluar. Saat itulah saya mulai memikirkan alat itu dan mencari informasi tentangnya. Sebagian besar pengguna IK sangat senang dan mereka menumbuhkan keyakinan saya. Tentu saja, saya juga bertemu dengan beberapa orang yang tidak’ begitu berhasil. Saya heran dengan pemahaman yang sedikit mengenai implan koklea ini di antara para penyandang tunarungu. Namun demikian, teman-teman saya tampaknya sangat senang. Mereka bercerita indahnya dapat mendengar musik dll. Saya mendengar begitu banyak hal yang bagus tentang IK sehingga saya memutuskan bahwa “saya benar-benar harus mencobanya.”

Keberhasilan menggunakan IK benar-benar tergantung pada orang itu sendiri, khususnya komitmen untuk melatih pendengaran setelah operasi. Hal ini juga menumbuhkan keyakinan saya, karena saya seorang yang ulet dan tahu ini akan berhasil pada saya. Kemungkinan mendapatkan pendengaran yang lebih baik terus mengendap di benak saya dan tidak’ mau pergi. Jauh di lubuk hati, saya tahu saya harus menempuh jalan ini dan tidak ada yang dapat menghentikan saya. Di satu sisi, saya tidak akan kehilangan apa-apa, jadi saya pikir saya dapat menang. Dengan pemikiran ini, saya terus melangkah.

Klik di sini untuk lanjutan Diari Anja.

Home Dukungan Pemakai Kisah Nyata Testimonial Anja (IK)
© 2017 MED-EL       forward.cc